Makassar, 29 Agustus 2026 — Perkembangan Artificial Intelligence (AI) tidak lagi menjadi sesuatu yang hanya diperbincangkan di kalangan teknologi. AI kini telah hadir dalam berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari pekerjaan profesional, pengembangan bisnis, pembuatan konten, hingga proses pengambilan keputusan.
Melihat perubahan tersebut, Batara Institute bersama Meekar dan Phinisi Indonesia menghadirkan program AI Essentials, sebuah kegiatan pembelajaran yang dirancang untuk membantu peserta memahami fundamental AI sekaligus melihat bagaimana teknologi ini dapat dimanfaatkan secara praktis dalam dunia kerja, bisnis, dan kreativitas.
Mengusung tema “Fundamental AI untuk Kerja, Bisnis & Konten”, program ini akan dilaksanakan secara offline pada 29 Agustus 2026 di Office Batara Institute. Program tersebut menghadirkan Herfhy_AD, Creative Visual Strategist x AI, serta Suardi Hasjum, Direktur Batara Institute sekaligus penyelenggara program.
AI Essentials tidak dirancang sebagai ruang belajar yang hanya memperkenalkan istilah-istilah teknologi. Lebih dari itu, program ini diarahkan untuk memberikan pemahaman yang aplikatif mengenai bagaimana AI dapat menjadi alat bantu produktivitas, kreativitas, dan pengembangan usaha.
Peserta akan diajak memahami fondasi penggunaan AI, cara berinteraksi dengan berbagai AI tools, serta bagaimana memanfaatkan teknologi tersebut untuk menghasilkan pekerjaan yang lebih cepat, efektif, dan kreatif.
Bagi pelaku usaha, AI dapat dimanfaatkan untuk membantu menyusun strategi, membuat materi promosi, mengembangkan ide bisnis, hingga mendukung aktivitas pemasaran. Sementara bagi pekerja dan profesional, AI dapat menjadi digital assistant yang membantu berbagai pekerjaan administratif, analisis, riset, maupun pembuatan materi komunikasi.
Di sisi lain, bagi para kreator, AI membuka ruang yang jauh lebih luas untuk mengeksplorasi ide visual, tulisan, video, dan berbagai bentuk konten digital.
Sebagai Direktur Batara Institute sekaligus penyelenggara AI Essentials, Suardi Hasjum melihat bahwa tantangan terbesar saat ini bukan lagi soal apakah seseorang akan menggunakan AI atau tidak, tetapi seberapa siap seseorang beradaptasi dan memanfaatkannya secara tepat.
“AI bukan lagi teknologi masa depan. AI sudah menjadi bagian dari kehidupan dan pekerjaan kita hari ini. Karena itu, yang penting bukan sekadar mengetahui bahwa AI itu ada, tetapi memahami bagaimana kita bisa menggunakannya untuk bekerja lebih efektif, membangun bisnis lebih kreatif, dan menghasilkan karya yang lebih baik.”
Menurut Suardi, kemampuan menggunakan AI ke depan akan menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki oleh berbagai kalangan. Namun, ia menekankan bahwa AI seharusnya tidak diposisikan sebagai pengganti manusia, melainkan sebagai partner yang memperkuat kemampuan manusia.
“Kami ingin AI Essentials menjadi ruang belajar yang sederhana, praktis, dan relevan. Peserta tidak hanya pulang membawa pengetahuan tentang AI, tetapi juga memiliki gambaran bagaimana teknologi ini bisa langsung digunakan dalam pekerjaan, bisnis, maupun aktivitas kreatif mereka.”
Pandangan tersebut menjadi salah satu alasan Batara Institute menghadirkan program ini dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat dan dunia profesional saat ini.
Salah satu kekuatan utama AI adalah kemampuannya membantu manusia mempercepat proses dari sebuah ide menjadi sesuatu yang dapat diwujudkan. Namun, teknologi tetap membutuhkan manusia untuk menentukan arah, konteks, kreativitas, nilai, dan tujuan.
Karena itu, AI Essentials membawa semangat AI + Human Creativity—menggabungkan kecanggihan teknologi dengan kemampuan berpikir, pengalaman, dan kreativitas manusia.
Melalui sesi yang dibawakan oleh Herfhy_AD, peserta akan mendapatkan perspektif mengenai pemanfaatan AI dalam kreativitas visual. Sementara pengalaman dan perspektif dari Batara Institute diharapkan memberikan konteks yang lebih luas mengenai pemanfaatan AI dalam pengembangan kompetensi dan dunia profesional.
Program ini juga menawarkan nilai tambah bagi peserta. Dengan kontribusi pendaftaran Rp150.000, peserta tidak hanya mendapatkan kesempatan mengikuti pembelajaran AI, tetapi juga memperoleh akses belajar AI serta free AI generators seumur hidup, sebagaimana ditawarkan dalam program.
Dengan konsep tersebut, AI Essentials diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan satu hari. Pembelajaran yang diperoleh dapat terus dikembangkan dan dipraktikkan peserta setelah program selesai.
Perubahan teknologi berlangsung sangat cepat. Mereka yang mampu beradaptasi akan memiliki peluang lebih besar untuk tetap relevan, sementara mereka yang memilih mengabaikannya berpotensi tertinggal.
AI Essentials hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut: membuat AI lebih mudah dipahami, lebih dekat, dan lebih mudah diterapkan.
Bagi Batara Institute, program ini bukan sekadar agenda pelatihan, tetapi bagian dari upaya membangun budaya belajar yang adaptif terhadap perubahan teknologi.
“Kita tidak perlu menjadi ahli teknologi untuk mulai menggunakan AI. Yang kita butuhkan adalah kemauan untuk belajar, mencoba, dan menemukan cara terbaik agar AI memberikan manfaat nyata bagi pekerjaan dan kehidupan kita,” ujar Suardi.
Pada akhirnya, AI bukan tentang seberapa canggih teknologinya, melainkan seberapa cerdas manusia memanfaatkannya.
AI Essentials — Learn the Fundamentals. Work Smarter. Create Better. Grow Further.
